<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Website Kemenag Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat &#187; Keagamaan</title>
	<atom:link href="/category/keagamaan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kemenag-tanahdatar.info</link>
	<description>Selamat datang di situs resmi Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat</description>
	<lastBuildDate>Fri, 01 Jul 2016 03:08:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.6.1</generator>
		<item>
		<title>Rapat Panitia MTQ ke- 39 Tingkat Kab. Tanah Datar 2016</title>
		<link>http://kemenag-tanahdatar.info/rapat-panitia-mtq-ke-39-tingkat-kab-tanah-datar-2016/</link>
		<comments>http://kemenag-tanahdatar.info/rapat-panitia-mtq-ke-39-tingkat-kab-tanah-datar-2016/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Jun 2016 05:24:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yon &#38; Novi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Keagamaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kemenag-tanahdatar.info/?p=2867</guid>
		<description><![CDATA[Batusangkar, (Inmas) –  Rapat Panitia Kerja dan Musabaqah untuk persiapan Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran ( MTQ ) ke -39 tingkat Kab. Tanah Datar Tahun 2016 yang akan digelar di Kec. Sungayang itu berlangsung di aula Kemenag Jum’at ( 17/6 ). Rapat persiapan MTQ  ke – 39 dihadiri Kepala Kemenag Tanah Datar H. Malikia, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Batusangkar, (Inmas) – </strong> Rapat Panitia Kerja dan Musabaqah untuk persiapan Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran ( MTQ ) ke -39 tingkat Kab. Tanah Datar Tahun 2016 yang akan digelar di Kec. Sungayang itu berlangsung di aula Kemenag Jum’at ( 17/6 ).</p>
<p>Rapat persiapan MTQ  ke – 39 dihadiri Kepala Kemenag Tanah Datar H. Malikia, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) H. Masnefi, Kabag Kesra H. Yuhardi, Sekum LPTQ Alinardius dan Ketua Bidang Musabaqah Helmi Zuldi.</p>
<p>Kepala Kemenag Tanah Datar H. Malikia dalam arahannya mengatakan tugas dari penyelenggaraan MTQ tersebut merupakan tugas dan tanggung jawab Kementerian Agama. Sukses tidaknya penyelenggaraan MTQ itu tidak terlepas dari kerja keras dan keseriusan insan Kementerian Agama dalam mengangkat kegiatan MTQtersebut.</p>
<p>Menghadapi penyelenggaraan MTQ ke 39 tingkat Kab. Tanah Datar yang akan berlangsung tanggal 31 Juli s/d 3 Agustus 2016 itu,  Ka Kankemenag meminta agar panitia kerja, panitia musabaqah dan pantia penyelenggara untuk mempersiapkan segala sesuatunya denganmatang sehingga tidak terjadi masalah selama MTQ berlangsung.</p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-2868" alt="Rapat MTQ" src="/wp-content/uploads/2016/06/Rapat-MTQ-400x266.jpg" width="400" height="266" /></p>
<p>Disamping itu Ka.Kankemenag mengingatkan jangan sampai terjadi pertengkaran dan perselisihan antara peserta /offecial dengan panita selama berlangsungnya MTQ baik dalam pelaksanaan maupun dalam administrasinya.</p>
<p>Diakhir arahannya Ka.Kankemenag meminta panitia penerima pendaftaran peserta MTQ untuk memeriksa dan mengecek secara detil seluruh persyaratan peserta, apakah sudah sesuai dengan kriteria yang dipersyaratkan panitia sehingga tidak terjadi kegaduhan selama berlangsungnya MTQ.</p>
<p>Sementara itu Kabag Kesra Kab. Tanah Datar H. Yuhardi meminta kepada panitia kerja, panitia musabaqah dan panitia penyelenggara untuk menyamakan persepsi dalam mensukseskan ajang MTQ ke 39 tingkat Kab. Tanah Datar yang berlangsung dari tanggal 31 Juli sampai tanggal 3 Agustus 2016 di Kec. Sungayang. <strong>( Yon/Novi )</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kemenag-tanahdatar.info/rapat-panitia-mtq-ke-39-tingkat-kab-tanah-datar-2016/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rapat Umum Persiapan Pelaksanaan MTQ ke 39 Kab. T.Datar</title>
		<link>http://kemenag-tanahdatar.info/rapat-umum-persiapan-pelaksanaan-mtq-ke-39-kab-t-datar/</link>
		<comments>http://kemenag-tanahdatar.info/rapat-umum-persiapan-pelaksanaan-mtq-ke-39-kab-t-datar/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Jun 2016 05:19:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yon &#38; Novi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Keagamaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kemenag-tanahdatar.info/?p=2864</guid>
		<description><![CDATA[Batusangkar, (Inmas)—MTQ ke- 39 tingkat Kab. Tanah Datar tahun 2016 direncanakan penyelenggaraannya digelar selama empat hari mulai dari tanggal 24 s/d 27 Juni 2016  mendatang di  Kecamatan Sungayang. Untuk suksesnya kegiatan MTQ tersebut diharapkan Panitia Penyelenggara , Panitia Kerja dan Panitia Musabaqah untuk segera mempersiapkan dan memfenising seluruh rencana kerja sesuai dengan bidang masing-masing panitia dalam pelaksanaan kegiatan MTQ dengan [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-2865" alt="MTQ" src="/wp-content/uploads/2016/06/MTQ-400x266.jpg" width="400" height="266" /></p>
<p><strong>Batusangkar, (Inmas)</strong>—MTQ ke- 39 tingkat Kab. Tanah Datar tahun 2016 direncanakan penyelenggaraannya digelar selama empat hari mulai dari tanggal 24 s/d 27 Juni 2016  mendatang di  Kecamatan Sungayang.</p>
<p>Untuk suksesnya kegiatan MTQ tersebut diharapkan Panitia Penyelenggara , Panitia Kerja dan Panitia Musabaqah untuk segera mempersiapkan dan memfenising seluruh rencana kerja sesuai dengan bidang masing-masing panitia dalam pelaksanaan kegiatan MTQ dengan baik .</p>
<p>Guna mengantisipasi agar tidak terjadinya berbagai kesalahan dalam pelaksanaanMTQ itu, diminta kepada seluruh panitia untuk selalu membina komunikasi agar pelaksanaan MTQ tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar. Demikian ditegaskan Bupati Tanah Datar diwakili Sekda H. Hardiman dalam arahannya pada Rapat Umum Persiapan MTQ ke – 39  Tingkat Kab. Tanah Datar tahun 2016 di Kecamatan Sungayang.</p>
<p>Terkait dengan penggunaan dana penyelenggaraan MTQ ke-39 Tingkat Kab. Tanah Datar tahun 2016 diminta kepada Ketua Umum Panitia Penyelenggara MTQ tersebut untuk transparan dalam pengelolaannya . Ia  mengingatkan jangan sampai ada penggunaan dana tersebut yang tidak dilaporkan karena sebagian dana tersebut berasal dari dana bantuan dari Pemerintah Daerah Kab. Tanah Datar.</p>
<p>Sementara itu Kepala Kemenag Tanah Datar H. Malikia dalam sambutannya mengajak seluruh Panitia MTQ  ke -39 untuk melaksanakan amanah yang telah diberikan dapat dilaksanakan baik dan penuh keikhlasan. Kepada masing-masing Kecamatan Kakankemenag H. Malikia diingatkan untuk tidak mengambil Kafilah dari Kecamatan lain.</p>
<p>Kemudian untuk meramaikan dan memeriahkan pelaksanaan MTQ tersebut Kakankemenag mengharapkan agar Kepala Madrasah dan Kepala Sekolah di Kab. Tanah Datar dapat melakukan kunjungan ke lokasi mushabaqah secara bergiliran sehingga kegiatan musabaqah tersebut menggaung di Tanah Datar.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut ikut memberikan arahan Ketua LPTQ Tanah Datar H. Masnefi. Ia menekankan suksesnya ajang pelaksanaanMTQ tersebut tidak terlepas dari suksesnya pelaksanaan musabaqahnya. Untuk itu diharapkan kepada panitian pelaksana dapat mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan dalam pelaksanaan musabaqah. Kemudian Sekretaris Umum LPTQ Kab. Tanah Datar Alinardius juga  menyampaikan petunjuk-petunjuk dan aturan dalam pelaksanaan MTQ yang ke – 39 tersebut. ( Yon/Novi )</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kemenag-tanahdatar.info/rapat-umum-persiapan-pelaksanaan-mtq-ke-39-kab-t-datar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ketua Baznas Tanah Datar Berbagi Makna Zakat dengan ASN Kemenag</title>
		<link>http://kemenag-tanahdatar.info/ketua-baznas-tanah-datar-berbagi-makna-zakat-dengan-asn-kemenag/</link>
		<comments>http://kemenag-tanahdatar.info/ketua-baznas-tanah-datar-berbagi-makna-zakat-dengan-asn-kemenag/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Jun 2016 05:08:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yon &#38; Novi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Keagamaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kemenag-tanahdatar.info/?p=2861</guid>
		<description><![CDATA[Batusangkar, (Inmas)--ASN Kementerian Agama jangan enggan dan takut untuk membayarkan zakatnya, karena dengan berzakat itu Allah SWT akan menambah rezeki ummatnya berlipat ganda.  Semua pendapatan dan penerimaan yang dihasilakan ummat Islam wajib dibayarkan zakatnya sebanyak 2,5 persen dari jumlah penghasilan yang diterimanya. Demikian ditegaskan Ketua Baznas Kab. Tanah Datar H. Emrizal Dt. Hiyang Basa dalam Kuliah Tujuh Menit [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Batusangkar, (Inmas)-</strong>-ASN Kementerian Agama jangan enggan dan takut untuk membayarkan zakatnya, karena dengan berzakat itu Allah SWT akan menambah rezeki ummatnya berlipat ganda.  Semua pendapatan dan penerimaan yang dihasilakan ummat Islam wajib dibayarkan zakatnya sebanyak 2,5 persen dari jumlah penghasilan yang diterimanya.</p>
<p>Demikian ditegaskan Ketua Baznas Kab. Tanah Datar H. Emrizal Dt. Hiyang Basa dalam Kuliah Tujuh Menit (Kultum) usai menunaikan ibadah shalat dzuhur berjamaah di Mushala Al- Ikhlas Kemenag Kab. Tanah Datar Selasa, (21/6).</p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-2862" alt="Ketua BAZ Tanah Datar" src="/wp-content/uploads/2016/06/Ketua-BAZ-Tanah-Datar-400x266.jpg" width="400" height="266" /></p>
<p>Kegiatan Kultum yang berlangsung lebih dari tujuh menit itu dihadiri langsung Kakan Kemenag Kab. Tanah Datar H. Malikia beserta Kasubbag, Kasi, Penyelenggara dan ASN Kemenag tersebut. Usai penyampaian materi kultum dilanjutkan dengan sesi tanya jawab seputar “Makna Zakat” yang sekaligus merupakan judul Kultum tersebut.</p>
<p>Lebih lanjut Al-Ustadz Dt. Erizal Dt. Hiyang Basah dalam tausyiahnya menyampaikan ummat Islam disuruh Oleh Rasul untuk membayar zakat guna membersihkan seluruh harta yang diperolehnya. Dikatakannya ada tiga makna Zakat antara lain, pertama tumbuh, dengan berzakat rezeki seseorang akan ditambah Allah SWT.</p>
<p>Kedua Berkembang, dengan membayar zakat semua harta yang dimiliki akan berkembang dan ketiga Suci, dengan berzakat dapat membersihkan dan mensucikan semua harta yang dimilikinya.</p>
<p>Ditambahkannya, Baznas Kab. Tanah Datar dalam tahun 2016 ini masih menempati peringkat kedua sebagai pengumpul dan pendistribusian zakat di Provinsi Sumatera Barat.</p>
<p>Selanjutnya ia mengucapkan terima kasih kepada ASN Kemenag Tanah Datar yang telah mendukung penuh Baznas Tanah Datar dengan mengeluarkan zakatnya sebanyak 2,5 persen dari penghasilannya perbulan, baik penghasilan gaji, tunjangan kinerja maupun penghasilan lainnya. Dengan dukungan penuh dari Kemenag tersebut mudah-mudahan Baznas Kab. Tanah Datar kedepan mampu meraih peringkat pertama dalam pengumpulan dan pendistribusian zakat. (Yon/Novi)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kemenag-tanahdatar.info/ketua-baznas-tanah-datar-berbagi-makna-zakat-dengan-asn-kemenag/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kultum Shalat Dzuhur Berjamaah Di Kemenag Tanah Datar</title>
		<link>http://kemenag-tanahdatar.info/kultum-shalat-dzuhur-berjamaah-di-kemenag-tanah-datar/</link>
		<comments>http://kemenag-tanahdatar.info/kultum-shalat-dzuhur-berjamaah-di-kemenag-tanah-datar/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Jun 2016 07:54:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yon &#38; Novi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keagamaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kepegawaian]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kemenag-tanahdatar.info/?p=2857</guid>
		<description><![CDATA[Batusangkar, (Inmas)—Shalat itu adalah do’a, dan do’a itu bukan shalat, demikian judul ceramah Agama  yang disampaikan Al- Ustad  H. Aresno  dalam Kuliah Tujuh Menit (Kultum) usai melaksanakan shalat zduhur berjamaah di Mushalla Al-Ikhlas Kemenag Tanah Datar, Selasa ( 7/6 ). H. Aresno dalam ceramahnya menyampaikan ada delapan Do’a yang selalu dibaca setiap melakukan ibadah shalat ketika duduk diantara [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><b><img class="aligncenter size-medium wp-image-2858" alt="Kultum Arisno" src="/wp-content/uploads/2016/06/Kultum-Arisno-400x266.jpg" width="400" height="266" />Batusangkar, (Inmas)</b>—Shalat itu adalah do’a, dan do’a itu bukan shalat, demikian judul ceramah Agama  yang disampaikan Al- Ustad  H. Aresno  dalam Kuliah Tujuh Menit (Kultum) usai melaksanakan shalat zduhur berjamaah di Mushalla Al-Ikhlas Kemenag Tanah Datar, Selasa ( 7/6 ).</p>
<p>H. Aresno dalam ceramahnya menyampaikan ada delapan Do’a yang selalu dibaca setiap melakukan ibadah shalat ketika duduk diantara dua sujud.</p>
<p>Diantaranya, Pertama Rabighfirli (ampuni aku ), kedua Warhamni (Sayangilah Aku ), ketiga Warjibudni ( Tolonglah Aku ), keempat Warfakni ( Angkatlah Derajat Aku ), kelima Warzukni ( Berilah Aku Rezki Yang Halal ), keenam Wahdini ( Tunjukilah Aku Jalan Yang Benar ), ketujuh Wa’afini ( Berilah Aku Kesehatan Lahir dan Bathin ) dan Wa’fu’anni ( Ampunilah Semua kesalahan Yang Telah Aku Lakukan ).</p>
<p>Selaku umat islam dan ASN Kemenag harus mampu membaca, memaknai dan mengamalkan isi kandungan Al-Quran itu sendiri, sehingga setiap kita menyampaikan do’a kepada Allah selalu memahami apa do’a yang kita baca tersebut.</p>
<p>Dalam kesempatan itu Al-Ustadz meminta kepada seluruh ASN Kemenag agar selalu membaca, menghayati dan mengamalkan Al_Quran selama bulan suci ramadhan sekaligus mampu membaca ayat-ayat shalat lebih banyak lagi.</p>
<p>ASN Kemenag selaku umat Islam dituntut untuk selalu menjadi panutan ditengah masarakat, apalagi selama bulan suci ramadhan kita diminta mengajak umat untuk mengimarahkan masjid di tempat masing-masing<b>. ( Yon/Novi )</b></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kemenag-tanahdatar.info/kultum-shalat-dzuhur-berjamaah-di-kemenag-tanah-datar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>204 JCH Tanah Datar Telah Melakukan Pelunasan ONH</title>
		<link>http://kemenag-tanahdatar.info/204-jch-tanah-datar-telah-melakukan-pelunasan-onh/</link>
		<comments>http://kemenag-tanahdatar.info/204-jch-tanah-datar-telah-melakukan-pelunasan-onh/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Jun 2016 07:51:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yon &#38; Novi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Keagamaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kemenag-tanahdatar.info/?p=2853</guid>
		<description><![CDATA[Batusangkar, (Inmas)—Dari 219 Jamaah Calon Haji (JCH) Kab. Tanah Datar yang akan berangkat tahun 2016 ini ke Tanah Suci untuk menunaikan Ibadah Haji, Pada Tahap Pertama telah keluar bukti pelunasannya setoran Haji dari Bank Penerima Setoran (BPS) Haji sebanyak 204 orang JCH. Diharapkan sisanya sebanyak 15 orang JCH Tanah Datar yang belum melunasi setoran haji dapat terealisasi pada [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Batusangkar, (Inmas)</strong>—Dari 219 Jamaah Calon Haji (JCH) Kab. Tanah Datar yang akan berangkat tahun 2016 ini ke Tanah Suci untuk menunaikan Ibadah Haji, Pada Tahap Pertama telah keluar bukti pelunasannya setoran Haji dari Bank Penerima Setoran (BPS) Haji sebanyak 204 orang JCH. Diharapkan sisanya sebanyak 15 orang JCH Tanah Datar yang belum melunasi setoran haji dapat terealisasi pada Pelunasan Tahap kedua nanti.</p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-2854" alt="PHU Al Ghafari" src="/wp-content/uploads/2016/06/PHU-Al-Ghafari-400x266.jpg" width="400" height="266" /></p>
<p>Untuk pelunasan tahap kedua itu terdiri dari JCH penggabungan suami- isteri, penggabungan orang tua dan anak serta JCH lansia. Sehingga JCH Tanah Datar yang berjumlah sebanyak 219 orang tahun 2016 tersebut dapat diberangkatkan ke tanah suci  dalam satu kloter (Kloter 8) tergabung dengan Jamaah Calon Haji dari Kota Padang Panjang dan sebagian Kota Padang. Demikian disampaikan Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Tanah Datar H. Algafari Dt. Tuo di ruang kerjanya pada Kantor Kemenag Tanah Datar, Selasa (07/06).</p>
<p>Dalam kesempatan itu ia berharap dan menghimbau seluruh para Jamaah Calon Haji  tahun 2016 tersebut untuk melakukan dua hal, pertama untuk tetap mengulang kegiatan manasik secara mandiri di tempat masing-masing. Kedua untuk selalu menjaga kesehatan paraJCH, karena kesehatan itu sangat penting sehingga rencana untuk menunaikan ibadah haji tersebut dapat berjalan dengan baik dan lacar sehingga mampu meraih predikat Haji dan Hajjah yang mabrur. (Yon/Novi )</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kemenag-tanahdatar.info/204-jch-tanah-datar-telah-melakukan-pelunasan-onh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Siskohat Tanah Datar Buat Kagum Kemenag Kota Padang</title>
		<link>http://kemenag-tanahdatar.info/siskohat-tanah-datar-buat-kagum-kemenag-kota-padang/</link>
		<comments>http://kemenag-tanahdatar.info/siskohat-tanah-datar-buat-kagum-kemenag-kota-padang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Jan 2016 02:11:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yon &#38; Novi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Keagamaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kepegawaian]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kemenag-tanahdatar.info/?p=2691</guid>
		<description><![CDATA[Batusangkar, Inmas—Kepala Kantor Kemenag Kab. Tanah Datar H. Malikia didampingi Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah H. Muhammad Algafari menerima kunjungan Kakan Kemenag Kota Padang ke Siskohaj Kemenag Kab. Tanah Datar di ruang kerja Kemenag kawasan Bukit Gombak Batusangkar Selasa (26/1). Tujuan dari kujungan Kakan Kemenag Kota Padang beserta rombongan ke Siskohat Kantor Kemenag Kab. Tanah Datar itu dalam [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="aligncenter size-medium wp-image-2693" alt="siskohat 1" src="/wp-content/uploads/2016/01/siskohat-1-400x266.jpg" width="400" height="266" />Batusangkar,</strong> Inmas—Kepala Kantor Kemenag Kab. Tanah Datar H. Malikia didampingi Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah H. Muhammad Algafari menerima kunjungan Kakan Kemenag Kota Padang ke Siskohaj Kemenag Kab. Tanah Datar di ruang kerja Kemenag kawasan Bukit Gombak Batusangkar Selasa (26/1).</p>
<p>Tujuan dari kujungan Kakan Kemenag Kota Padang beserta rombongan ke Siskohat Kantor Kemenag Kab. Tanah Datar itu dalam rangka study banding dan melihat langsung ruang siskohat tersebut serta menyaksikan tata cara pelayanan kepada jamaah calon Haji di Kab. Tanah Datar .</p>
<p>Tim rombongan Seksi PHU Kemenag Kota Padang yang dipimpin H. Jaferi terdiri dari Kasi PHU H. Eri Iswandi dan dua staf Seksi PHU Kemenag Kota Padang serta satu orang siswa SLTA yang sedang prakerin di Kemenag tersebut.</p>
<p>Kakan Kemenag Kab. Tanah Datar H. Malikia didampingi Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah H. Mhd. Algafari menyambut baik atas kunjungan Ka Kankemenag Kota Padang Jaferi dan rombongan yang telah meluangkan waktunya untuk mengunjungi Kemenag Kab. Tanah Datar.</p>
<p>Semoga dengan adanya kunjungan tersebut dapat menambah dan mempererat hubungan silarurrahmi antara ASN kedua lembaga agama tersebut dalam pelaksanaan tugas kedinasan yang telah diamanahkan kepada insan Kementerian Agama.</p>
<p>Kakan Kemenag H. Malkia dan rombongan  juga berencana akan melakukan kunjungan ke Kankemenag Kota Padang dalam rangka study banding untuk menyaksikan Zona Integritas (ZI) yang ada di Kemenag Kota Padang .</p>
<p>Sementara itu Kakan Kemenag Kota Padan H. Jaferi ketika diminta komentarnya oleh kontributor Tanah Datar tentang kunjungannya ke ruang siskohat Kemenag Kab. Tanah Datar menjelaskan rasa kagum dan nyaman ketika berada diruang siskohat tersebut.</p>
<p>Kekaguman dan rasa nyaman tersebut menurut H . Jaferi karena ruangannya tertata rapi, sarananya sudah baik dan memenuhi syarat untuk satu unit ruang siskohat dan dibarengi dengan pelayanan prima dari petugas siskot terhadap setiap jamaah calon haji yang berurusan ke ruang siskohat tersebut.</p>
<p>Setelah kunjungannya ke Kemenag Kab. Tanah Datar tersebut , Ka Kankemena Kot Padang H. Jaferi juga ingin membangun dan membuat ruang siskohat di kantornya persis yang telah dibuat oleh Ka Kankemenag Kab. Tanah Datar<b>. (Yon/Novi)</b></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kemenag-tanahdatar.info/siskohat-tanah-datar-buat-kagum-kemenag-kota-padang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MAN 1 Batusangkar Raih Juara II MSQ Tingkat SLTA Se-Kabupaten Tanah Datar</title>
		<link>http://kemenag-tanahdatar.info/man-1-batusangkar-raih-juara-ii-msq-tingkat-slta-se-kabupaten-tanah-datar/</link>
		<comments>http://kemenag-tanahdatar.info/man-1-batusangkar-raih-juara-ii-msq-tingkat-slta-se-kabupaten-tanah-datar/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2015 15:24:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Keagamaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[Madrasah]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Madrasah]]></category>
		<category><![CDATA[Perlombaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kemenag-tanahdatar.info/?p=2358</guid>
		<description><![CDATA[Kemenag-tanahdatar.info, Sungayang - Pada bulan Ramadhan 1436 H ini, MAN 1 Batusangkar mengikuti Musabaqah Sharhil Qur’an (MSQ), pada hari Kamis 9 Juli 2015, yang diselenggarakan oleh SMA Negeri 1 Batusangkar, bertempat di SMA Negeri 3 Batusangkar. Adapun pesertanya adalah seluruh SLTA/Sederajat se-Kabupaten Tanah Datar. Dalam MSQ tahun ini, MAN 1 Batusangkar meraih Juara II, diwakili oleh [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kemenag-tanahdatar.info, Sungayang -</strong> Pada bulan Ramadhan 1436 H ini, MAN 1 Batusangkar mengikuti Musabaqah Sharhil Qur’an (MSQ), pada hari Kamis 9 Juli 2015, yang diselenggarakan oleh SMA Negeri 1 Batusangkar, bertempat di SMA Negeri 3 Batusangkar. Adapun pesertanya adalah seluruh SLTA/Sederajat se-Kabupaten Tanah Datar.</p>
<p>Dalam MSQ tahun ini, MAN 1 Batusangkar meraih Juara II, diwakili oleh Ridatul Jannah, Melati Wulandari, dan Afi Falah Rizqullah. Hadiah yang diperoleh berupa 2 buah Trophy dan Tabungan BRITama.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-2359" alt="IMG20150709132235" src="/wp-content/uploads/2015/07/IMG20150709132235.jpg" width="500" height="322" /></p>
<p>Sebagai ucapan terima kasih, kepala MAN 1 Batusangkar memberikan reward kepada 3 orang siswa peserta MSQ tersebut. Pemberian reward diserahkan oleh Waka Kurikulum, Dra. Eliza Emi, DR, S.Pd pada acara muhadharah pagi ini, Jum’at 10 Juli 2015.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-2360" alt="01" src="/wp-content/uploads/2015/07/01.jpg" width="500" height="348" /></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" alt="02" src="/wp-content/uploads/2015/07/02.jpg" width="500" height="372" /></p>
<p>Selain itu, Jefri Indra, salah seorang siswa peserta tahfizh al-Qur’an dengan hafalan 1 Juz juga mendapatkan reward, diserahkan oleh Nurlela, SHI, wali kelas XI Agama.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-2362" alt="03" src="/wp-content/uploads/2015/07/03.jpg" width="500" height="448" /></p>
<p>Di akhir kegiatan muhadharah, Dra. Nilawati, S.Pd, Waka Kesiswaan yang memandu penyerahan reward tersebut, menghimbau para siswa untuk bisa mencontoh kinerja dan prestasi teman-temannya yang sudah mendapatkan reward tersebut. (<a href="http://iingsamsudin.com/" target="_blank">Iing Samsudin</a>)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kemenag-tanahdatar.info/man-1-batusangkar-raih-juara-ii-msq-tingkat-slta-se-kabupaten-tanah-datar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rashdul Kiblat</title>
		<link>http://kemenag-tanahdatar.info/rashdul-kiblat/</link>
		<comments>http://kemenag-tanahdatar.info/rashdul-kiblat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 May 2015 02:51:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Alinardius Yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bimas Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Keagamaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kemenag-tanahdatar.info/?p=2297</guid>
		<description><![CDATA[Kata al-qiblah (kiblat) terulang 4 kali dalam al-Qur’an. Dari segi bahasa qiblah berasal dari kata qabala- yaqbalu berarti menghadap, dalam kamus bahasa Indonesia qiblat diartikan arah ke ka’bah di mekah pada waktu shalat. sedangkandalam ensiklopedi hukum islam qiblat diartikan bangunan ka’bah atau arah yang dituju kaum muslimin dalam melaksanakan sebahagian ibadah. Baitullah /ka’bah merupakan kiblat [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;" align="center">Kata al-qiblah (kiblat) terulang 4 kali dalam al-Qur’an. Dari segi bahasa qiblah berasal dari kata qabala- yaqbalu berarti menghadap, dalam kamus bahasa Indonesia qiblat diartikan arah ke ka’bah di mekah pada waktu shalat. sedangkandalam ensiklopedi hukum islam qiblat diartikan bangunan ka’bah atau arah yang dituju kaum muslimin dalam melaksanakan sebahagian ibadah. Baitullah /ka’bah merupakan kiblat umat Islam ketika hidup dan mati. Sehubungan dengan terjadinya beberapa gempa bumi yang melanda jagat raya yang berakibatkan bergesernya lempeng bumi maka terjadi pergeseran arah kiblat. Untuk itu Majelis Ulama Indonesia mengeluarkan fatwa nomor 03 tahun 2010 tentang kiblat tersebut dengan ketentuan 1) kiblat bagi orang yang shalat dan dapat melihat ka’bah adalah menghadap ke bangunan ka’bah (‘ainul ka’bah) 2) kiblat bagi orang yang shalat dan tidak dapat melihat ka’bah adalah arah ka’bah (jihadul ka’bah).</p>
<p>Berdasarkan tinjauan astronomis atau ilmu falak, terdapat beberapa teknik yang dapat digunakan untuk meluruskan arah kiblat diantaranya adalah menggunakan kompas, theodolit, rasi bintang, matahari dan yang paling mudah adalah saat matahari tepat di atas Ka&#8217;bah (Makkah) yang dikenal dengan istilah Istiwa A&#8217;zam (Istiwa Utama). Di kalangan masyarakat pesantren di Indonesia istilah yang cukup dikenal adalah &#8220;zawal&#8221; atau &#8220;rashdul qiblat&#8221;.</p>
<p>Istiwa adalah fenomena astronomis saat posisi matahari melintasi meridian langit. Dalam penentuan waktu shalat, istiwa digunakan sebagai pertanda masuknya waktu shalat Zuhur. Pada saat tertentu di sebuah daerah dapat terjadi peristiwa yang disebut Istiwa Utama atau &#8216;Istiwa A&#8217;zam&#8217; yaitu saat posisi matahari berada tepat di titik Zenith (tepat di atas kepala) suatu lokasi dimana peristiwa ini hanya terjadi di daerah antara 23,5˚ Lintang Utara dan 23,5˚ Lintang Selatan.</p>
<p>Istiwa Utama yang terjadi di kota Makkah dapat dimanfaatkan oleh kaum Muslimin di negara-negara sekitar Arab khususnya yang berbeda waktu tidak lebih dari 5 (lima) jam untuk menentukan arah kiblat secara presisi menggunakan teknik bayangan matahari. Istiwa A&#8217;zam di Makkah terjadi dua kali dalam setahun yaitu pada tanggal 28 Mei dan 16 Juli pada tahun-tahun biasa. Sedangkan untuk tahun-tahun Kabisat dan setahun berikutnya tanggal ini kadang maju 1 hari (27 Mei dan 15 Juli).</p>
<p>Fenomena Istiwa Utama terjadi akibat gerakan semu matahari yang disebut gerak tahunan matahari (musim) sebab selama bumi beredar mengelilingi matahari sumbu bumi miring 66,5˚ terhadap bidang edarnya sehingga selama setahun terlihat di bumi matahari mengalami pergeseran 23,45˚ LU sampai 23,45˚ LS. Saat nilai azimuth matahari sama dengan nilai azimuth lintang geografis sebuah tempat maka di tempat tersebut terjadi Istiwa Utama yaitu melintasnya matahari melewati zenith lokasi setempat.</p>
<p>Teknik penentuan arah kiblat saat Rashdul Kiblat sebenarnya sudah dipakai lama sejak ilmu falak berkembang di Timur Tengah. Demikian halnya di Indonesia dan beberapa negara Islam yang lain juga banyak menggunakan teknik ini. Sebab teknik ini memang tidak memerlukan perhitungan yang rumit dan siapapun dapat melakukannya. Yang diperlukan hanyalah sebatang tongkat lurus dengan panjang lebih kurang 1 meter dan diletakkan berdiri tegak di tempat yang datar dan mendapat sinar matahari. Pada tanggal dan jam saat terjadinya peristiwa Istiwa Utama tersebut maka arah bayangan tongkat menunjukkan kiblat .</p>
<p>Adapun langkah-langkah rashdul kiblat sebagai berikut :</p>
<ol>
<li>Cocokkan jam yang akan digunakan dengan jam nasional/internasional yakni RRI atau TVRI</li>
<li>Dirikan sebuah tongkat yang tegak lurus terhadap bidang datar</li>
<li>Tepat pukul 16.18 WIB garislah bayang-bayang tongkat tersebut dengan pena/spidol</li>
<li>Garis lurus inilah arah kiblat ditempat yang bersangkutan dan apabila dipanjangkan akan menuju ke ka’bah di mekah</li>
<li>Lihat gambar di bawah</li>
</ol>
<p>Untuk itu kepala kantor kementerian agama kab tanah datar melalui penyelenggara syari’ah mensosialisasikan kepada seluruh pengurus masjid untuk melaksanakan rashdul kiblat se kabupaten Tanah Datar. Semoga kesempatan ini bisa mengakurisasi arah kiblat masjid mushalla dan rumah penduduk amin.. Alinardius</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kemenag-tanahdatar.info/rashdul-kiblat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sekelumit Pristiwa Hijrah Nabi Muhammad SAW</title>
		<link>http://kemenag-tanahdatar.info/sekelumit-pristiwa-hijrah-nabi-muhammad-saw/</link>
		<comments>http://kemenag-tanahdatar.info/sekelumit-pristiwa-hijrah-nabi-muhammad-saw/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Oct 2014 15:06:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Alinardius Yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Keagamaan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kemenag-tanahdatar.info/?p=849</guid>
		<description><![CDATA[Kita kembali mengentuk pintu tahun baru Hijriyah gerbang Muharram 1435 Hijrayah kini berada di depan  mata. Setumpuk harapan dan impian menggerora di dada kita meyertai datangnya tahun baru Hijriyah ini KISAH HIJRAH NABI MUHAMMAD S.A.W DARI MEKAH KE MADINAH Nabi Muhammad s.a.w hijrah ke Madinah setelah mendapatkaan wahyu dari Allah (Q.s. Al-anfal ayat 30).Diterangkan bahwa [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Kita kembali mengentuk pintu tahun baru Hijriyah gerbang Muharram 1435 Hijrayah kini berada di depan  mata. Setumpuk harapan dan impian menggerora di dada kita meyertai datangnya tahun baru Hijriyah ini</p>
<p align="center">KISAH HIJRAH NABI MUHAMMAD S.A.W DARI MEKAH KE MADINAH</p>
<p>Nabi Muhammad s.a.w hijrah ke Madinah setelah mendapatkaan wahyu dari Allah (Q.s. Al-anfal ayat 30).Diterangkan bahwa ada orang-orang yang berdaya upaya untuk mencelakai Nabi. Nabi berhijrah bersama sahabatnya Abu bakar a.s.<br />
Sebelum melakukan perjalanan ke Madinah, Nabi bersama Abu Bakar bersembunyi di gunung tsur dalam Gua tsur selama 3 hari 3 malam.</p>
<p style="text-align: center;"><img class=" wp-image-852 aligncenter" alt="hujrah" src="/wp-content/uploads/2014/10/hujrah.jpg" width="507" height="294" /></p>
<p>Pada saat itu Nabi dan Sahabat Abu Bakar tengah pengejaran para kaum musyrikin quraisy. Mereka hendak membunuh Nabi sebagai upaya memadamkan cahaya islam.<br />
Namun, upaya pengejaran belum berhasil karena banyak pertolongan Allah diberikan kepada Nabi dan Abu Bakar. Terlihat dari adanya sarang laba-laba dan sarang telur merpati di pintu gua tsur. Sehingga mengindikasikan tidak ada orang di dalamnya.<br />
Barulah setelah itu, Nabi bersama sahabat Abu Bakar memulai perjalanan menuju Madinah. Diriwayatkan bahwa Nabi dan Abu bakar melakukan perjalanan bersama dua orang penunjuk jalan yaitu Abdullah bin Uraiqith dan Amir Bin Fuhairah dengan berkendaraan unta.</p>
<p>Kaum musyrikin quraisy setelah kehilangan Nabi dan Abu Bakar, mereka sibuk menyiarkan ke sekeliling kota Mekah dan kepada Suku-suku dan kabilah, kepala-kepalanya dimintai pertolongan untuk mencari Nabi Muhammad. Siapapun yang berhasil menangkap nabi akan diberikan 100 ekor unta.</p>
<p>Di tengah perjalanan di sebuah dusun bernama qudaidin. Salah seorang penduduknya mengenali Nabi dan sahabat Abu bakar. Kemudian diceritakan kepada pemimpin kabilahnya bernama Suraqah bin Malik Al Mudlij. Namun Suraqah menyangkalnya karena ia ingin menangkapnya sendirian.</p>
<p>Secepatnya Suraqah mengejar perjalanan Nabi dan Sahabat Abu Bakar. Abu  bakar yang mengetahui ada seseorang mengejarnya merasa khawatir sampai menangis kalau orang tersebut menangkap Nabi. Nabi pun berdoa’a kepada Allah dan dengan kehendak Allah berulang kali kuda yang ditunggangi Suraqah tergelincir dan Suraqah jatuh terpelanting ke tanah. Keluarlah rasa bahwa kemenangan akan di dapat oleh Nabi Muhammad.<br />
Kemudian Suraqah memanggil nama Nabi dan meminta perlindungan dari bahaya dan juga mengucapkan beribu maaf.  Akhirnya mengadakan perjanjian tertulis.<br />
Dari Suraqahlah Nabi mulai mengetahui tentang imbalan 100 ekor unta jika berhasil menangkapnya. Nabi tersenyum dan memerintahkan untuk merahasiakan tentang kepergian dirinya.</p>
<p>Selanjutnya Nabi dan sahabat Abu Bakar singgah di sebuah perkemahan milik seorang perempuan bernama Ummu Ma’bad. Mereka hendak membeli kurma, daging, dan air susu. Pada saat itu nabi melihat seekor kambing yang kurus menderita payah dan sakit. Beliau hendak memerah susunya dengan ijin Allah memancarlah begitu banyak air susu, padahal kambing itu sudah tidak bisa lagi mengeluarkan air susu. Peristiwa menakjubkan ini diceritakan kembali oleh Ummu Ma’bad kepada suaminya Abu Ma’bad. Sampai-sampai ia pun bercita-cita jika bertemu Nabi ingin menjadi pengikut dan sahabatnya.<br />
Sesudah itu, bertemu pula dengan rombonganm kafilah dari Qabilah Banu Sahmin yang dikepalai oleh Buraidah bin Al-Hashib Al-Aslamy. Buraidah yang berhasrat mendapatkan hadiah 100 ekor unta ingin pula menangkap Nabi.</p>
<p>Beserta 70 orang kaumnya hendak menangkap Nabi namun dengan kehendak Allah seketika itu mereka semua membaca Syahadat dan berislam.<br />
Sebelum sampai di Madinah beliau telah mendapat pengikut baru yang dijumpai selama perjalanan. Mereka mengiringi Nabi hingga ke Madinah. Saat masuk ke Madinah dikibarkanlah bendera.</p>
<p align="center"><b>DI DALAM GOA TSUR</b></p>
<p>Rasullah (SAW) dan Abu Bakar (RA) tinggal di dalam goa Tsur pada hari Jum’at, Sabtu, dan Ahad. Selama itu, berlangsung pertolongan bagi mereka berdua.</p>
<p>1. Abdullah bin Abu Bakar (RA) mendatangi goa pada malam hari dan menyampaikan berita perihal berbagai rencana dan kegiatan orang-orang kafir kepada mereka berdua. Sebelum fajar ia sudah kembali ke Makkah sehingga seolah-olah ia selalu berada di Makkah.<br />
2. Amar bin Fuhairah menggiring domba-domba gembalaannya ke dalam goa pada malam hari sehingga Rasulullah (SAW) dan Abu Bakar (RA) bisa minum susu domba hingga cukup kenyang. Amar menggiring kembali domba-dombanya ke Makkah sebelum fajar selang beberapa waktu setelah Abdullah bin Abu Bakar kembali ke Makkah, dengan demikian jejak kaki Abdullah terhapus oleh jejak domba-domba itu.<br />
3. Abdullah bin Ariqat Laitsi, seorang kafir yang dapat dipercaya dan bekerja sebagai pemandu yang diupah oleh Abu Bakar (RA) datang ke goa ini, setelah hari ke-tiga, membawa dua ekor onta.<br />
4. Pada waktu itu Abu Bakar (RA) menawarkan satu dari onta itu kepada Nabi (SAW) sebagai hadiah. Namun beliau (SAW) memaksa membeli onta itu. Abu Bakar (RA) pun akhirnya bersedia menerima pembayaran sebesar empat ratus dirham untuk onta itu. Onta inilah yang kemudian dikenal sebagai onta Rasulullah (SAW) yang dinamai Quswa.<br />
5. Dengan dipandu oleh Abdullah bin Ariqat, mereka berdua memulai perjalanan menuju Madinah. Amar juga menyertai perjalanan mereka.</p>
<p align="center"><b>PERJALANAN HIJRAH RASULULLAH (SAW)</b></p>
<p>Dari rumah beliau; Rasulullah (SAW) pergi menuju rumah Abu Bakar (RA) dan kemudian mereka berdua melompat keluar melalui jendela belakang rumah dan melarikan diri di kegelapan malam sebagaimana telah direncanakan. Berdua saja mereka menempuh jarak lebih-kurang 7.5 Km menuju sebuah goa yang dikenal dengan sebutan “Goa Tsur”.</p>
<p>Orang-orang kafir amat sangat marah karena ternyata adalah Ali (RA) yang berada di tempat tidur Nabi Muhammad (SAW), maka pencarian dan pengejaran secara besar-besaran terhadap Rasulullah (SAW) pun mereka lakukan. Mereka mengumumkan sayembara berhadiah 100 ekor onta bagi siapa saja yang dapat menyerahkan kepala Nabi (SAW).</p>
<p align="center"><b>Hijrah Nabi Muhammad</b><b></b></p>
<p>Pada September 622, terdapat skenario pembunuhan kepada Nabi Muhammad, maka secara diam-diam Nabi Muhammad bersama abu bakar pergi meninggalkan kota Mekkah. Sedikit demi sedikit, Nabi Muhammad dan pengikutnya berhijrah ke Yastrib 320 kilometer (200 mil) utara Mekkah. Yastrib kemudian berubah nama menjadi Madinat un-Nabi, yang berarti &#8220;kota Nabi&#8221;, tapi kata un-Nabi menghilang, dan hanya disebut Madinah, yang berarti &#8220;kota&#8221;. Penanggalan Isalm yang disebut hijriah dicetuskan oleh Umar bin Khattab  pada tahun 638 atau 17 tahun setelah peristiwa hijrah. Kota tempat tinggal Nabi Muhammad disebut Madinah dan wilayah sekitarnya disebut Yastrib.</p>
<p align="center"><strong>Kalimah Thayyibah</strong></p>
<p>Sungguh tiada Kalimat yang lebih indah dari Kalimat “<b>Laa Ilaha Illa Allah</b>”. Kalimat inilah yang menjadi pembeda seseorang, apakah ia Muslim, Ataukah ia Kafir. Kalimat yang membawa kemaslahatan di seluruh Dunia. Kalimat yang sangat dibenci pihak-pihak tertentu. Kalimat yang dapat membuat perubahan besar pada wajah Dunia. Kalimat yang membawa penerangan bagi segenap Umat Manusia di seluruh Alam. Kalimat inilah yang akan membuat seseorang bergembira di Hari Kiamat. Sebagai mana pertanyaan Abu Hurairah ra kepada Rasulullah saw :</p>
<p dir="RTL" align="center">يَا رَسُولَ اللَّهِ مَنْ أَسْعَدُ النَّاسِ بِشَفَاعَتِكَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَقَدْ ظَنَنْتُ يَا أَبَا هُرَيْرَةَ أَنْ لَا يَسْأَلُنِي عَنْ هَذَا الْحَدِيثِ أَحَدٌ أَوَّلُ مِنْكَ لِمَا رَأَيْتُ مِنْ حِرْصِكَ عَلَى الْحَدِيثِ أَسْعَدُ النَّاسِ بِشَفَاعَتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ مَنْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ خَالِصًا مِنْ قَلْبِهِ أَوْ نَفْسِهِ</p>
<p align="center"><i>&#8220;Wahai Rasulullah siapakah orang yang paling berbahagia dengan syafa&#8217;atmu pada hari kiamat?&#8221; Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wasallam menjawab: &#8220;Aku telah menduga wahai Abu Hurairah, bahwa tidak ada orang yang mendahuluimu dalam menanyakan masalah ini, karena aku lihat betapa perhatian dirimu terhadap hadits. Orang yang paling berbahagia dengan syafa&#8217;atku pada hari kiamat adalah orang yang mengucapkan Laa ilaaha illallah dengan ikhlas dari hatinya atau jiwanya&#8221;.(H.R Bukhari)</i></p>
<p>Di seluruh Dunia, setiap orang yang akan menjadi Muslim pasti akan mengucapkan kalimat ini. Dan setiap Muslimyang taat, psati akan sangat sering mengulang-ulang kalimat ini, baik dalam sholatnya, dzikirnya, maupun dalam setiap do’a-do’anya.</p>
<p>Seseorang yang sering-sering mengucapkan kalimat ini, akan dengan sendirinya terhindar dari perbuatan-perbuatan dosa. Kalimat ini ialah kalimat tertinggi dalam tingkatan keimanan. Sebagaimana dalam hadist :</p>
<p dir="RTL" align="center">رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْإِيمَانُ بِضْعٌ وَسَبْعُونَ أَفْضَلُهَا قَوْلُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَدْنَاهَا إِمَاطَةُ الْعَظْمِ عَنْ الطَّرِيقِ وَالْحَيَاءُ شُعْبَةٌ مِنْ الْإِيمَانِ</p>
<p align="center"><i>Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wasallam bersabda: &#8220;Iman itu ada tujuh puluh cabang, yang paling tinggi adalah ucapan LAA ILAAHA ILLAALLAH dan yang paling rendah adalah menyingkirkan tulang dari jalan, dan malu adalah bagian dari keimanan.&#8221;(H.R Abu Daud)</i></p>
<p>Lalu apakah makna dari kalimat ini? Sungguh kalimat ini ialah susunan kalimat yang datang hanya dari Allah swt, dan tiada seorang makhlukpun ciptaanNya yang dapat membuat yang semisal.</p>
<p>Makna dari kalimat ini, pertama adalah penolakan terhadap segala ‘ilah’ yang berarti sesembahan atau tuhan atau bisa juga idola, yang diagung-agungkan selain Allah swt yang satu. Selanjutnya adalah pengakuan akan hanya Allah satu-satunya dan tiada lain yang dapat diagungkan dan dipuja-puja. Dua hal inilah yang menjadikan seseorang telah Muslim dan akan diakui keislamannya. Namun, kedua hal ini tidak hanya sekedar pengucapan dan tidak menuntut pertanggungjawaban, sebaliknya, segera setelah seseorang mengucapkan Kalimat “ Laa Ilaha Illa Allah” akan muncullah serangkaian kewajiban-kewajiban yang mengiringinya.</p>
<p>Namun saudaraku sekalian, sungguh sekali lagi, tiadalah kalimat terbaik yang dapat diucapkan seseorang selain kalimat ini. sehingga, dengan hanya mengucapkannya saja seseorang sudah diwajibkan Allah untuknya surga dan terhindar dari api neraka yang menyala-nyala. Sebagaimana dalam Hadist Nabi saw :</p>
<p dir="RTL" align="center">     مَنْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ أَوْجَبَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ لَهُ بِهَا الْجَنَّةَ وَأَعْتَقَهُ بِهَا مِنْ النَّا</p>
<p align="center"><i>“Barangsiapa bersaksi bahwa tidak ada tuhan kecuali Allah,<br />
Allah Azzawajalla mewajibkan surga baginya dan<br />
menyelamatkannya dari neraka.”( H.R Ahmad)</i></p>
<p>Karena itulah sudaraku, sebarkanlah Kalimat ini kepada sebanyak-banyaknya orang dengan cara yang lembut. Ajaklah mereka untuk menikmati keindahan beriman dan berislam. Sebagaimana yang dicontohkan Nabi saw. Beliau mengajak sebanyak-banyaknya Manusia agar dapat merasakan hidayah Allah swt. Dan inilah kewajiban kita sebagai Umat Islam. Sesungguhnyaorang-orang yang tidak mengetahui kebenaran Islam ialah orang-orang yang tersesat. Tugas kitalah sebagai yang mengetahuinya untuk memberikan petunjuk kepada mereka. (Alinardius Yusuf, MA)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kemenag-tanahdatar.info/sekelumit-pristiwa-hijrah-nabi-muhammad-saw/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Qurban sebagai Bukti Syukur dan Keikhlasan</title>
		<link>http://kemenag-tanahdatar.info/qurban-sebagai-bukti-syukur-dan-keikhlasan/</link>
		<comments>http://kemenag-tanahdatar.info/qurban-sebagai-bukti-syukur-dan-keikhlasan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Oct 2014 07:45:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Alinardius Yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Keagamaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kemenag-tanahdatar.info/?p=834</guid>
		<description><![CDATA[Idul adha sangat identik dengan sebutan idul hajji dan idul qurban. Dikatakan idul hajji karena sebahagian umat islam yang diberi isti’anah (kemampuan) sedang menunaikan Ibadah Haji di mekah al-Mukarramah dan sekitarnya, sedangkan idul qurban disebabkan umat islam yang bermukim sunnah mu’akkad melaksanakan ibadah qurban. Kantor Kementerian Agama sebagai lembaga pencermin dan pengamal ajaran islam harus [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Idul adha sangat identik dengan sebutan idul hajji dan idul qurban. Dikatakan idul hajji karena sebahagian umat islam yang diberi isti’anah (kemampuan) sedang menunaikan Ibadah Haji di mekah al-Mukarramah dan sekitarnya, sedangkan idul qurban disebabkan umat islam yang bermukim sunnah mu’akkad melaksanakan ibadah qurban. Kantor Kementerian Agama sebagai lembaga pencermin dan pengamal ajaran islam harus menjadi uswatun Hasanah atau contoh tauladan harus menjadi pengamal utama (ibda’ binafsih) setiap ajaran islam.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-840 aligncenter" alt="gbr1" src="/wp-content/uploads/2014/10/gbr12.jpg" width="500" height="364" /></p>
<p>Tahun ini jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar melaksanakan Ibadah Qurban sebanyak 11 ekor sapi dan 3 Ekor kambing. Dari 11 ekor sapi 4 ekor diantaranya diberikan pada kantong-kantong masyarakat miskin di Kab Tanah Datar dengan rincian 1 ekor sapi ke jorong talang dasun nagari Pasie Laweh kec Sungai tarab. 1 ekor sapi ke jorong guguak nagari Pariangan ke Pariangan. 1 ekor sapi ke jorong Koto Nan tuo nagari Barulak kec Tanjung Baru, 1 ekor sapi ke jorong andaleh nagari Batipuah Ateh kec Batipuh dan 3 ekor kambing bergabung dengan jemaah Masjid raya Sungai Tarab</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-843 aligncenter" alt="gb2" src="/wp-content/uploads/2014/10/gb2.jpg" width="388" height="478" /></p>
<p>Qurban berasalkan dari pejabat struktural dan fungsional jajaran kemenag Tanah Datar dengan sistem mencicil setiap bulannya, alhamdulillah tiap tahun terjadi peningkatan kita berharap dengan keluarnya dana tunjangan kinerja PNS tahun depan staf diharapkan ikut serta agar lebih meriahnya acara kita , begitu ungkapan kakamenag tanah datar Drs H Malikia.MA ketika akan melaksanakan penyemblihan kemaren. Kakamenag juga memberikan apresiasi positif terhadap madrasah yang juga melaksanakan ibadah qurban tahun ini seperti MTsN Batu Tebal dengan 3 ekor sapi dan MTsN Pasir lawas dengan 3 ekor sapi dan 1 ekor kambing.</p>
<p>Masyarakat yang menerima pemberian hewan qurban tahun ini sangat berterima kasih karena kesulitan ekonomi masyarakat mereka tidak berqurban tahun ini mudah-mudahan tahun depan kami bisa melaksanakan qurban. (alinardius)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kemenag-tanahdatar.info/qurban-sebagai-bukti-syukur-dan-keikhlasan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
